Friday, November 23, 2018

Ganti Accu GS Hybrid - Grand Livina

Accu.... atau aki memegang peranan penting untuk kendaraan matic baik itu pada roda dua dan roda dua keatas. Apalagi kalau tidak dilengkapi dengan kick starter kalau accu fail maka tidak ada cara lain selain di jumper atau ganti accu. Hal ini bisa dibilang kurang berlaku pada kendaraan dengan bertransmisi manual yang masih bisa didorong ketika accu tidak berfungsi dan masih bisa menyala. Pada kendaraan matic mau didorong secepat apapun tetap itu mesin tidak akan menyala karena putaran roda tidak akan menyangkut di engine, dulu pernah saya buktikan di mobil matic yang mogok didorong kemudian masuk D tetap saja nge loss gak nyangkut ke engine :)


Silvi alias Livina saya accu bawaan pakai GS hybrid dan kelistrikan di Silvi tidak ada yang aneh-aneh cuma pemasangan DRL led dan lampu led tambahan dibagian belakang saja jadi bisa dibilang full standar. Accu hybrid disini dimaksudkan bahwa accu ini merupakan accu basah dan tingkat penguapannya diminalisir. Meski begitu air accu tetap saya kontrol tiap dua minggu sekali dan isi secukupnya dan biasanya hanya sedikit saja mengisinya, pengisian lumayan banyak setelah mobil dibawa seminggu keliling Jawa baru lumayan banyak ngisinya. Sehari-hari mobil ini hanya dipakai disektiaran Bintaro antar jemput anak sekolah saja dan jarang jalan malam paling hanya sekitar 30% dari umur mobil jalan malam pakai lampu.




Pada accu basah atau yang masih menggunakan air accu, posisi air accu yang merendam timah di accu memegang peranan penting sehingga kontrol air accu menjadi keharusan dan rutinitas tersendiri kalau mau life timenya panjang.
masih pakai GS hybrid lama


Akhirnya setelah 2.5 tahun sejak April 2016 di 34,000 km mulai ada gejala accu melemah, istri saya yang pakai mobil ini tiap hari sempat laporan kalau starter pagi mulai agak lemah angkatannya. Besok nya saya test dengan voltmeter yang di colok di pematik memang confirm tegangan accu dipagi hari tinggal 11.8 V.  Setelah mobil saya tinggal touring sepeda motor selama 1 malam alhasil besok sorenya mobil sudah tidak mau start.


Saya putuskan ganti accu lagi menggunakan accu GS hybrid lagi yang seri terbaru. Seri terbaru ini sudah ada indikator accu di body atasnya jadi bisa ikut membantu kesehatan accu. Kenapa gak coba merek lain atau accu kering? sebetulnya melihat performance GS hybrid yang sebelumnya saya sudah cukup puas dan juga pengalaman saya dengan accu kering sering kali indikator tetap blue yang menandakan OK tapi tetap tidak kuat start.

GS hybrid baru dengan indikator (sumber: saft7)


Kelemahan accu GS hybrid yang lama ini kelihatannya timah dibagian dalam sering pada rontok jadi banyak material yang mengambang yaitu timahnya itu sendiri sampai saya pikir apa ini debu dari jalanan bisa masuk ke accu? kelihatannya timah ini pada mulai lepas setelah 1 tahun pemakaian tapi tidak berpengaruh pada performance nya itu sendiri, ketika saya bandingkan dengan accu baru voltase ketika mesin hidup dan beban maksimal voltasenya didapatkan sama-sama 13.5 - 13.7 V. Kalau accu saya yang baru ini belum tau bakal rontok apa enggak karena umurnya baru 2 bulanan, bisa jadi tidak ada yang rontok karena sudah generasi terbaru.

GS Hybrid baru

Untuk memonitor accu kita bisa menggunakan voltmeter baik itu yang seperti tukang listrik pakai atau yang simple yang tinggal colok ke lighter mobil atau model yang lebih simpel lagi yang taruh di kepala accu seperti model dibawah ini. Lebih lanjut mengenai voltmeter bisa di akses ke artikel ini
Voltmeter colok ke lighter




Voltmeter



Gimana kalau sudah waktunya ganti accu tapi belum ada dana mupuni? bisa bawa accu yang bermasalah ke tukang accu pinggir jalan. Bisa mereka charge semalaman atau di ganti air accunya dengan yang fresh, dengan cara ini mungkin masih bisa menolong lifetime accu sampai 1 bulanan tergantung tingkat keparahan dari kerusakan sel accunya itu sendiri. Atau bisa juga dengan memasukkan bubuk EDTA ke dalam accu untuk melepaskan molekul hasil oksidasi pada body timah didalam accu.


Semoga membantu.......