Thursday, April 7, 2016

Voltmeter - Fungsi dan Kegunaan

Voltmeter...... kira-kira apa yang terbayang kalau terlintas kata ini? kalau saya sih jujur yang terlintas pertama sih ya voltmeter atau multitester berbentuk kotak yang suka dipakai teknisi-teknisi.


bukan yang diatas ini yang mau saya bahas tapi yang seperti ini lebih tepatnya adalah voltmeter yang dipasang khusus di motor yang bentuknya lebih manis dan bisa dibilang permanen ditempelkan di motor. Pilihan pun sangat beragam mulai dari murah sampai yang paling mahal sekalipun, ada juga yang integrated didalam dashboard kalau gak salah dulu banyak dasboard custom untuk ninja 250 sudah include voltmeternya. Kalau buat si biru sih saya pasang yang posisinya di handle sebelah kanan dibawah switch on off mesin. Masang voltmeter ini juga cukup mudah tinggal cari kabel arus dan massa saja terserah mau dimana saja ambilnya. Buat penggunaan di mobil yang paling praktis adalah yang colok di lubang lighter.




Sebenarnya apa saja sih fungsi dan kegunaan voltmeter ini (angka voltase yang bakal saya sebutkan di bawah sebenarnya universal hampir sama saja untuk semua motor dan mobil):

  • Mengontrol kondisi accu tanpa harus copot jok or buka penutup accu. Accu di motor memang penempatannya bisa dibilang ngumpet dan selalu tertutup entah itu tertutup jok kalau di motor sport atau tertutup dek kalau di matic. 
Kondisi accu yang sehat sebelum start mesin adalah sekitar 12 V keatas, bahkan accu brand new bisa sampai di 13V kalau dibawah 12 V sudah waktunya ganti accu. Belum mau ganti juga karena budget gak ada? coba bawa accu di servis ke tukang accu sekalian di carge ulang, buat motor paling habis 15 ribu saja dan bisa jadi masih kuat beberapa bulan lagi

  • Mengontrol kondisi alternator / spul / generator. Ini bisa kita lihat ketika mesin hidup dimana voltmeter akan drop sampai ke 10 sekian or 11 V kemudian perlahan naik sampai ke 14 V. 
Alternator yang sehat harusnya akan menghasilkan 13.5 - 14.5 V kalau diatas itu ada yang tidak beres karena voltase terlalu tinggi bisa jadi kiprok atau regulator sudah rusak. Waktu itu si biru sempat voltmeternya menunjukkan hanya 12.8V saja paling tinggi average di 12.5 V ternyata spul nya sudah hangus satu dan harus ganti spul karena pengisian tidak optimal, wah lumayan juga harga spare partnya deh lebih lengkap bisa cekidot disini. Cara cek spul manual dengan multitester saya share lagi di artikel ini
Spul yang kumparannya gosong satu


  • Mengontrol beban kelistrikan yang dipakai di motor. Coba di test dengan menyalakan semua komponen kelistrikan yang ada di motor termasuk tambahan-tambahan beban lainnya seperti lampu sorot, klakson keong, strobo, sirine, dan lainnya.
ER6 series ketika lampu utama saja yang hidup, voltasenya akan dikisaran 13.8 - 14 V kalau di gas dan motor berjalan akan drop ke 13.5 V begitu juga ketika extra fan hidup akan ada di atas 13.2 - 13.5 V kalau bisa diatas 13.8 V itu lebih baik lagi. Ketika semua beban menyala (motor saya termasuk 1 pasang fog lamp led, klakson keong, lampu hazzard, lampu jauh, mini strobo, dan lampu rem) akan drop sampai ke 12.5V masih cukup aman pengisiannya, gak mungkin juga toh ketika lagi jalan semua beban itu nyala? kaya motor odong-odong aja haha


Another update, sempat voltase tiba-tiba naik turun jauh dari diatas 13 V sampai ke 12.5 V dengan kondisi engine running. Kebetulan kondisi accu sudah mau setahun dan sempat ditinggal lama hampir 3 minggu dengan posisi kepala accu dilepas. Setelah saya charge semalaman di tukang charge accu (bayar 15 ribu saja) kemudian pasang dan pakai harian lagi langsung voltasenya diatas 13 V terus dengan kondisi engine running, rupanya sel batere nya banyak yang tidur. hehehe sempat kuatir spul lagi atau kiprok yang rusak ternyata enggak ya.





Kalau memang gak mau pakai voltmeter bisa saja dengan menggunakan alat dibawah ini yang fungsinya kurang lebih sama bisa cek kondisi accu mulai dari sebelum start - kondisi pengisian dari alternator / generator / spul - kondisi accu setelah dimatikan mesin. Cuma kalau kejadiannya misalnya spul hangus tiba-tiba kita jadi tidak tahu karena harus colok alat ini dulu ke accu.



ok kira-kira sekian dulu sharing dari saya, silahkan oret-oret di komen kalau ada masukan lainnya