Tuesday, May 10, 2016

Hati - hati dengan Ojek Online - Safety Riding

Ojek online...... adalah salah satu solusi transportasi di kota-kota besar terutama di Jakarta. Awalnya memang mengundang kontroversi dan sering juga di kambing hitamkan oleh moda transportasi lain sampai membuat perusahaan besar taksi ber argo membuat stuk jalanan Jakarta ketika berdemo tempo hari. Padahal bagi saya dan banyak masyarakat lainnya ojek online ini sering sekali jadi andalan utama untuk menunjang aktifitas keseharian terutama dalam hal transportasi.

Kali ini saya mau ulas mengenai ojek online yang sekarang makin banyak di jalanan dan makin bertambah lebih ke arah aspek safety riding.





Accident, tentu semua orang tidak mau mengalami apa yang namanya accident itu dan accident ini juga dapat dicegah atau diminimalisir melalui perbaikan teknik riding kalau mau lebih jelas bisa lihat artikel safety riding saya disini

Saya menulis artikel ini karena sempat ada rider gojek yang accident karena kurang waspada dan sigap kira-kira begini kronologinya: Posisi jalan sebelah kanan mobil macet antri dan berjalan perlahan, space jalan sebelah kiri sekitar 3 meter cukup dilalui 2 motor kecil. Didepan si biru ada rider korban sedang solo riding dibelakang lampu kiri mobil dan didepannya lagi ada rider lain solo riding posisi di sebelah mobil. Saya sendiri ada di jalur kiri, karena mau overtake dan saya lihat ini rider gojek tidak jelas arahnya ya saya klakson dengan klakson keong yang ada di si biru dengan dua horn pendek.

Lah kok rupanya itu motor tidak dilengkapi spion kiri dan baru terlihat juga tangan kiri rider sambil pegang HP jadi hanya memegang stang kiri seadanya, ridernya menengok kebelakang kiri sambil pasang muka tak suka kalau di klakson. Ndilalah kok itu mobil tiba-tiba ngerem dan rider tidak waspada jadi menyundul mobil dan sukses jatuh tersungkur disebelah kiri mobil. Untung saya sigap menghentikan motor dan tidak ada sundulan beruntun karena speed dibawah 20 kpj. Sambil berlalu saya sambil bilang makanya jangan mainan HP mas.....



Nah sebelum menyalahkan siapa mari kita telaah satu persatu faktanya:
apa yang benar:
  • Semua rider menggunakan helm, jaket, celana panjang, dan sepatu
  • Lampu sinyal semua kendaraan menyala dengan baik
  • Memberikan klakson sebagai tanda mau overtake = bukan bermaksud mengagetkan atau arogan tapi hanya memberi tahu posisi kita kepada pemakai jalan lain

apa yang salah:
  • Motor korban tidak ada spion kiri jadi menyebabkan loss focus karena harus menengok kebelakang
  • Korban tidak fokus berkendara karena sambil memonitor HP
  • Klakson saya terlalu kencang? = relatif juga ya karena si biru masih knalpot standar saya sangat perlu klakson keong ketika di high speed untuk memberi tahu posisi motor


Lesson learn:
  • Riding dan driving adalah full time activity tidak bisa disambi dengan kerjaan lain. Meleng sedikit 1 detik atau sepersekian detik (termasuk lihat spion), kendaran sudah meluncur lebih jauh tanpa kita lihat arah kendaraan (makin tinggi speed makin jauh jarak yang dilalui tanpa kita monitor)
  • Riding semua tangan harus sempurna memegang stang

Verdict
Banyak ojek online di jalanan juga semakin banyak ojek online yang tidak waspada ketika riding terutama bagi para ojek yang sedang cari alamat order yang harus fokus sambil liat HP sambil riding.
Ditambah lagi banyak juga non ojek yang sangat sibuk main hp dan juga tidak fokus jalan di tengah atau speed terlalu lambat kalau anak-anak alay remaja tanggung juga tidak main hp aja suka tidak fokus. ckckck.....

Tapi keadaan berbeda ketika mereka sudah ada penumpang yang saya tahu malah selalu safety riding dan tidak seruntulan, kalau sendirian banyak juga tuh yang seruntulan.

Kalau ada yang main HP sambil riding biasanya ya saya jejeri motor dan bilang jangan mainan HP, kalau orangnya tidak terima tinggal kita bilang lagi kalau bukan ente yang celaka bisa jadi orang lain celaka gara-gara ente

Mari kita selalu waspada dan saling memperingati pemakai jalan lain, moga-moga pada training safety riding ojek online mulai digiatkan lagi awareness bahayanya main HP sambil riding ini.

semoga bermanfaat
**** artikel ini tidak di sponsori gojek ya sekedar ambil gambar dari mbah google