Friday, July 20, 2018

DIY Ganti Saklar / Handle Kanan Aerox 155 - Hazard Lamp and Fog Lamp

AHO...... automatic headlamp on, bagi sebagian orang kurang suka dan dianggap membebani spul pengisian ketika motor pertama kali hidup dan lampu langsung hidup. Belum lagi ditambah kalau mesin dimatikan lalu lampu tidak ikut mati jadi ikut makan setrum accu. Hal inilah yang memicu saya untuk membeli saklar kanan electricity untuk si koneng, beli yang murah aja cuma sekitar 100,000 saja sudah ada saklar tambahan untuk idling stop. Ya kelihatan murahan sih lebih kusam gak kinclong apalagi saklar kecil merah idlingidling nya, but who cares?



Setelah sebulanan pakai Aerox dan menimang-nimang akhirnya saya gak jadi matikan AHO nya. Lho kenapa? karena ketika mesin mati waktu standar diturunkan lampu ikutan mati tidak seperti beat pop saya maupun mantan saya si biru yang lampu utama tetap hidup ketika engine cut offnya diaktifkan. Kemudian yang jadi pertimbangan adalah lampu utama sudah led jadi konsumsi listriknya tidak tinggi terbukti ketika mesin hidup lampu utama dan high beam hidup voltase tetap anteng di 14.4 V tidak ada drop dibanding pakai bohlam halogen.



Lalu saklar kanan ini saya alih fungsikan jadi hazard light dan saklar untuk fog lamp. Hazard light saya pakai switch tekan idling stop sedangkan fog lamp saya pakai switch geser untuk lampu.



Supaya bisa hazard lamp saya beli lagi modul hazard di tokopedia cukup murah tidak sampai Rp. 50,000 sudah ada dua pilihan hazard atau kedip kanan kiri gantian serta bisa diatur temponya tapi saya set hanya berkedip bareng saja tidak bergantian.



Fog lamp beli yang model 3 led dan cahayanya menyebar beli 2 dan pasang di kanan kiri spakbor depan supaya ketika jalan di pagi hari jalanan lebih terang karena di beberapa spot jalan malah cahaya lampu standar si koneng ini hilang. Breket beli di tokopedia yang menurut saya overprice dengan las-lasan dan cat yang kurang baik.


Akhirnya siap juga turing nih tinggal breket box aja